13 June 2007

pecel lele

bersemailah dalam altar luas ini kawan

bunga-bunga liar memang bisa memagut tunas kakimu yang lembut

air ceramah coklat dari sawah boleh jadi temannya

berlumur air bau tanah pun biasa

tapak kaki melintasi altar ini membawa listrik listrik sendiri dalam

isyarat

hari kawan

tak perlu menahan

hanya pejamkan kedua kelopak matamu

itu cukup

dalam terang sekitar hanya kembali ke gelap yang lebih luas di dalam

kau kan

rasakan

undangan letih sebatas percengkeramaan hari

pesta lele sekedar mengisi hari

pecel pelumurnya sekadar bunga kehidupan

hasrat tertumpah dalam pedas panas gurih renyah berwangi daun

kemangi dan

segar mentimun

cuma sepenggal penghampiran



Yonathan Rahardjo/ depok, 2003

Antologi Puisi Bisikan Kata Teriakan Kota, Dewan Kesenian Jakarta 2003

No comments: